Langsung ke konten utama

Lembar Pertamaku di 2025


Alhamdulillah mengawali tahun 2025 dengan rasa syukur. Terima kasih diri sudah berjuang menyelesaikan amanah yang sudah dijalani sekitar 1,5 tahun sejak per-September 2023. Seperti tulisan pada blog ku dengan judul "Kembali ke Sekolah", aku yang dihadapkan dengan beberapa situasi pada beberapa tahun terakhir ini akhirnya mengambil keputusan besar dalam hidupku. Hal ini tidak terlepas dari sebuah hadis yang aku temukan disebuah ruko. Yang mana aku tidak sengaja parkir di depan ruko tersebut dikarenakan parkir tempat tujuan ku penuh. Tertulis disana sabda Rasulullah SAW melalui HR Muslim "barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu maka Allah mudahkan untuknya jalan menuju Allah". MasyaAllah pesan yang tertulis pada spanduk ruko yang merupakan tempat taman pendidikan Al'Quran ini menjadi pesan yang rasanya sampai ke hatiku. 

Qadarullah aku menjalani kehidupan menyandang amanah seorang "pembelajar" di sebuah perguruan tinggi swasta di wilayah ku. Sekolah bukan lah hal yang baru bagiku, mengingat baru sekitar 6 (enam) tahun lalu aku menyelesaikan gelar sarjana ku. Alhamdulillah tidak begitu sulit untuk menyesuaikan diri saat kegiatan belajar, malah aku jadi flashback ke masa-masa sekolah ku. Tenyata aku sama seperti dulu, aku menyukai sekolah. Mendengarkan pengajar menjelaskan, berdiskusi atas informasi-informasi yang didapat, mengerjakan tugas, dan mengikuti ujian. Namun memang ada yang berbeda kali ini, karena aku mesti sambil bekerja dan belajar memanajemen waktuku serta memikirkan untuk menabung memenuhi tagihan sekolahku. Hal yang nggak aku rasain selama aku sekolah dulu. MasyaAllah nikmatnya perjuangan yaa.. ternyata ini rasanya. Semoga ada pahala atas perjuangan yang diniatkan untuk mencari ilmu di jalan Allah ini.

Kini perjalan sudah mencapai puncak, minggu lalu aku menempuh ujian akhir. Pengalaman menulis karya tulis selalu menyenangkan meskipun berliku. Saat sarjana, aku memilih dosen pembimbing yang merupakan figur luar biasa di program studi ku. Sempat bolak-balik berkali-kali untuk meyakinkan beliau. Alhamdulillah beliau menerima ku dan mendampingi perjalanan skripsiku sampai purna tanpa revisi. Singkat cerita untuk perjalanan tugas akhir saat program magister, kami mendapatkan dosen pembimbing dari penunjukkan yang dilakukan oleh pihak kampus. Yang mana alhamdulillah aku dipertemukan dosen pembimbing seorang Profesor yang baik hatinya. Aku yang selalu berkeinginan "berbeda dan bermanfaat" mengajukan judul yang lain dari mayoritas orang-orang. Kalau orang mau lulus karena gelar, aku adalah orang yang mau lulus dengan kebermanfaatan. And i did it! lulus dengan kesempatan untuk dapat mempublikasikan hasil penelitian secara internasional. Tiada daya dan upayaku selain pertolonganMu, doa keluargaku, dan dukungan dair orang-orang disekitarku.masyaAllah alhamdulillah.. 

Banjarbaru, 12 Februari 2025

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Unspoken (Terminal Arjosari)

Malang, 4 Maret 2017 sekitar Pukul 05.00 WIB. Kosan Teman Dapat telepon untuk bangun sekitar jam 04.00 WIB dari Ria read:nama samaran .  Ini dikarenakan malamnya aku menjanjikan untuk mengantar dia ke Terminal Arjosari dikarenakan dia ada acara di Surabaya. Padahal tidur baru sekitar dua jam, dan itu jujur susah sekali membuat tubuh dan otak berkompromi. Akhirnya aku tidur lagi. Tidak berapa lama dapat telepon kembali. Dan akhirnya aku bener-bener meniatkan bangun. Langsung ambil jilbab dan cari kunci motor. Pada saat itu pula aku menuju rumah Ria.  Jalan Kumandang adzan pun mulai terdengar bersaut-sautan. Sempat terpikir di pikiran, semisal mau sholat di rumah Ria. Tetapi ketika sampai di depan rumah, dikarenakan ternyata Ria buru-buru. Akhirnya ya sudah aku memutuskan untuk sholatnya sehabis mengantar dia. Ketika menuju Terminal, Ria berkata, "Aku aja yang bawa motor, km kelihatan ngantuk Nu". Tanpa berpikir dua kali, aku menyerahkan kunci ke dia. Di jalan, kita t...

Apa Kata Allah Maha Perencana Terbaik

Beberapa waktu ini lagi sering berada di situasi yang buat aku berpikir, wah memang Allah Maha Perencana terbaik. Banyak hal yang tidak disangka-sangka terjadi. Sebenarnya kalau menoleh ke belakang, semestinya aku lebih menyadari bahwa apa yang telah aku lalui itu merupakan pertanda dari Allah bahwa ini nih jalan takdir yang sudah aku buatkan untukmu dan untuk mereka bahkan sudah Ia tuliskan sebelum bumi tercipta. MasyaAllah banget ga sih. Sesederhana aku lagi kepikiran pengen sesuatu, tidak lama aku mendapatkan hal itu. Rizqi yang menjadi takdirku. Sebagai contoh hal besar yang bener2 membuat aku merasa “wah ini sih memang Allah’s plan”, aku yang memimpikan UGM pada akhirnya melanjutkan sekolah di UB. Aku yang ingin kerja di korporat padahal sudah sengaja ngambil sekolah bisnis, ternyata Allah kasih kesempatan mengabdi untuk negeri. Wah ini sih, kalau Allah kasih aku takdir yang lain.. belum tentu aku mampu dan belum tentu aku dapat pahala. Sedangkan tujuan yang aku cari dalam hidup i...

Indescribable Feeling

Bicara mengenai Indescribable Feeling . Pasti semua orang pernah ngerasain itu, right? . Post ini hanya untuk have fun , meskipun ada sedikit unsur curhat (Read : Curahan Hati) . Jangan tanya alasan kenapa aku nulis ini. Anggap aja ini hanya sharing opini, kali aja berguna buat yang lagi ngerasain hal yang sama. " Love someone make us so motivated but at the same time we can feel so fool" (Nunu, 19th) Kata siapa orang pacaran cuman butuh nyaman? maybe everyone have a different point of view for this. But for me , itu ga cukup . If you have a relationship without goal and impact. Exactly, it just waste your time . Menemukan seseorang yang bisa mengerti, mengingatkan dan saling berbagi itu adalah hal yang penting. Jadi perlu win-win untuk kedua belah pihak. LOL!  I hope that you can find someone special like that. Amin