Sudah dua tahun terakhir hidup merantau. Jujur kadang ngerasa bebas dan lebih enak merantau. Tetapi ada saatnya penat datang dan yang kita butuhkan adalah rumah dan keluarga. Apa itu egois? Maafkan aku mah bah (read : i love you and miss you from the depth on my heart). Selalu pengen nangis ketika denger berita buruk di rumah. Kangen banget suasana rumah yang emang bener2 home banget. Betah seharian dirumah ga pakai keluar sama sekali. Hahaha paling kangen sama kebawelan, kegajean, dan semua mua muanya. Meski ga boleh keluar malam tanpa orang tua sampai anaknya segede gini. Jadi harus ngebablas keluar dari sore dulu. Tetep aja sih ga apa walau kadang kesel. But it makes me feel so loved wkwkwk. Setiap orang rumah pulang entah dari sekolah, kantor, atau dari mana aja. Mereka ga pernah lupa untuk bercerita dari hal yang emang ga penting. Proud of you home and love you to the moon and back!
thoughts of mind. aku kasih judul ini, karena pemikiran-pemikiran ini sudah sejak lama ada di pikiranku tp ya itu. pernah ga sih kalian ngerasa ga mampu menuangkan apa yang ada dalam hati dan pikiran kalian? jujur tahun ini banyak merasa hal yang kayak gini. yapp aku ga mampu menuangkannya. sampai akhirnya alhamdulillah aku di titik ini, memberanikan diri menulisnya. seperti biasa tulisan ini menjadi bahan self reflection dan reminder buat aku di masa yang akan datang. jujur. semakin hari dengan usia bertambah (dunya perspective) dan atau usia berkurang (akhirah perspective), my self reflection for every single day is to make sure bismillah semoga bisa jadi pribadi yang bermanfaat dan berkah kehidupannya. meskipun disisi lain masih sering bertanya, dengan terus meyakinkan ini lah alasan "what i'm too working hard for". walaupun ternyata semakin kesini semakin menyadari bahwa it wasnt easy, banyak orang baru dan tantangan baru. tapi apa, Allah selalu kasih jalan, Allah cu...
Komentar
Posting Komentar